HMI Kebumen Tolak UU Cipta Kerja: “Apa NU dan Muhammadiyah juga Korban Hoaks?”

  • Bagikan

HMI cabang Kebumen menyesalkan pernyataan pemerintah yang menilai para penolak UU Omnibus Law – Cipta Kerja, yang baru disahkan sebagai korban hoaks. Ketua Umum HMI Kebumen Ulfiatur Rohmah mengatakan, apabila HMI Kebumen mendownload draft RUU Cipta Kerja itu dari laman resmi Kementerian Koordinator Ekonomi (ekon.go.id) sejak beberapa bulan lalu.

“Kita menolak UU Cipta Kerja ini bukan tanpa dasar. Draft RUU yang 1028 halaman itu sudah kita download sejak beberapa bulan lalu di laman resmi Kemenko Ekonomi,” tegasnya di Kebumen, Jumat, (09/10/2020).

Lebih lanjut dikatakan mahasiswi asal kecamatan Alian ini, apabila menilai penolak UU Cipta Kerja yang disahkan Senin, 05 Oktober 2020 tersebut dikata-katai sebagai korban hoaks, menegaskan apabila statemen tersebut cukup disayangkan. Karena justru selain berpotensi bisa memecah anak bangsa, statemen tersebut juga berpotensi fitnah.

“Apakah ribuan akademisi, NU, Muhammadiyah, mereka menolak itu korban hoaks? Apakah mereka dianggap kurang literasi?” lanjutnya dengan nada tanya.

Ia pun berharap, pemerintah sesegara mungkin merespon harapan rakyat. Pemerintah bukan justru membuat pernyataan yang membuat gaduh, apalagi yang berpotensi menfitnah akademisi, NU, Muhammadiyah dan lainnya.

  • Bagikan