oleh

Kabupaten Tangerang Dipusaran Post Modernisme

Kabupaten Tangerang posisinya begitu strategis terletak di timur Provinsi Banten. Sebelah utara perbatasan dengan Laut Jawa. Bagian timur dengan DKI Jakarta, Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan.

Berhimpitan langsung dengan Kabupaten Bogor dan Serang serta Lebak. Secara geografis, begitu strategis dalam pembangunan untuk pertumbuhan ekonomi karena berdekatan dengan beberapa kota dan kabupaten dengan sumber daya alam yang beragam.

Selain itu, Kabupaten Tangerang sebagai jalur perlintasan antara kabupaten/kota. Sehinga, kabupaten masuk kawasan zona industri. Wajar saja Tangerang dinobatkan sebagai pusat industri dengan pembangunannya yang begitu pesat.

Dengan berbagai kebijakan dan rugalasi yang diatur, berharap mampu meninggkatkan taraf kesejahteran hidup masyarakat. Banyaknya industri, harus mampu mencipta peluang untuk kemajuan. Agar Tangerang semakin berkembang.

Tentu, persaingan bukan hanya pembangunan sektor pertumbuhan industri semata. Harus di barengi dengan pembangunan sumber daya manusia yang siap, sanggup, dan berani untuk bersaing secara gobal.

Postmodernisme merupakan suatu perubahan sudut pandang atau paradigma. Postmodernisme merupakan kondisi dimana element masyarakat tidak lagi diatur dan bergantung oleh prinsip produksi barang, melainkan kebebasan dan kemandirian pada potensi yang dimiliki

Pembangunan sumber daya manusia–salah satunya soal produksi dan reproduksi edukasi informasi bagi masyarakat. Merupakan hal terpneting dalam kaitan ini. Tanpanya, sulit berkembang.

Meningkatan pendidikan sehinga mampu eksis dalam kondisi yang stabil serta mampu membedakan antara yang riil dan yang tidak riil. Peka terhadap kondisi lingkungan sosial masyarakat, bukan sebatas menawarkan janji berupa keteraturan, kepastian, keadilan dan kesejahteran.

Salain itu, Postmodernisasi di barengi kebangkitan teknologi yang begitu pesat. Sehingga daerah dalam hal ini, pemerintah Kabupaten Tangerang beserta stake holdersecara hirarkis menyeluruh perlu melakukan trobosan-trobosan konsep baru dan matang. Baik pembangunan pengembangan sumber daya manusia dan pembangunan lainya, dengan selalu mempertimbangkan nilai-nilai budaya dan lingkungan agar daerah semakin berkembang.

Masyarakat Tangerang harus tambah mandiri. Setalah itu, perlu publikasi pada masyarakat. Akan pentingnya sebuah capacity building.

Makna pembangunan sendiri bertujuan untuk merubah kondisi yang lebih baik di dalam suatu daerah, yang memiliki prinsip meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan meningkatkan sumber daya manusia sehingga mampu memanfaatkan segala sesuatu yang dimiliki secara harmonis.

Kedepan, Pemerintah Kabupaten Tangerang diharap mampu merumuskan kebijakan sekaligus memaksimalkan potensi yang dimiliki, sehingga dapat meningkatkan taraf hidup yang lebih sejahtera.

Jangan Sampai pembangunan sebagai usaha untuk merubah dan menjamin masyarakat, kenyataannya melahirkan fenomena yang sekaligus berlawanan. Semisal bahwa pembangunan terjadi dalam pelaksanaan selalu menimbulkan berbagai macam masalah sosial. Hal ini mengindikasikan bahwa, pola pembangunan dan strategi kebijakan yang diterapkan kurang menyentuh akar permasalahan yang sedang dihadapi oleh masyarakat.

Sebagai konsekwensi logis dari permasalahan tersebut, membuat stabilitas kondisi masyarakat tidak stabil dan jumlah kemiskinan kemungkinan semakin meningkat.

Hal tersebut bukan hanya tugas dan kewajiban pemerintah kabupatan semata. Kesadaran individu, pemuda, dan seluruh lapisan masyarakat harus terlihat baik secara langsung maupun tidak langsung. Untuk bersama-sama gotong royong mewujudkan Kabupaten Tangerang yang gemilang.

 

Penulis:Ahmad Udedi Sigit (Direktur LSPD).

 

News Feed