oleh

Puluhan Rumah di Banjar Rusak Diterjang Angin Kencang

Kota Banjar – Puluhan rumah dan bangunan lainnya rusak akibat dampak hujan deras disertai angin kencang di Kota Banjar, Jawa Barat, Rabu (29/1/2020). Kepala BPBD Kota Banjar Dedi Suandi mengatakan jumlah rumah atau bangunan yang mengalami kerusakan mencapai 40 rumah.

Lokasinya tersebar di 4 kecamatan yang ada di Kota Banjar. “Baru terdata (hingga pukul 20.00 WIB) ada 40 rumah rusak, mayoritas rusak berat. Proses evakuasi masih berlangsung, banyak sekali pohon tumbang,” kata Dedi.

Dia menambahkan sejauh ini belum ada korban jiwa maupun luka atas kejadian tersebut. Pantauan wartawan beberapa wilayah di Kota Banjar porak poranda disapu angin. Pepohonan dan kabel rusak terlihat rusak di beberapa ruas jalan. Beberapa warga mengaku melihat angin berputar layaknya puting beliung.

Di Jalan Panatasan, Kecamatan Pataruman, sebuah bangunan rumah makan ambruk. Rumah makan saung lesehan Aang 2, yang berdiri di atas kolam, itu roboh.

Sementara di lingkungan Cogreg, Kecamatan Pataruman, sebuah konstruksi baja ringan tercerabut, lalu terbang dari lantai dua sebuah rumah. Konstruksi baja ringan berukuran 4 x 3 meter itu mendarat di jalan. Warga bahu membahu menyingkirkan kerangka baja ringan itu agar lalu lintas tak terganggu.

“Atap sama tiangnya terbang disapu angin dari lantai 2 rumah Pak Ade,” kata Agus, warga setempat dikutip dari detik.

Lain lagi cerita Endos, warga Babakan Sari, Kecamatan Pataruman. Separuh rumah bapak beranak tiga ini rusak berat akibat tertimpa pohon kelapa. “Alhamdulillah kami sekeluarga selamat. Tapi rumah rusak, hanya ruang tamu dan kamar depan yang selamat,” kata Endos.

Sewaktu kejadian, dia dan ketiga anaknya berkumpul di ruang tengah. “Tiba-tiba pohon kelapa roboh, kaget bukan main. Saya langsung memeriksa istri saya,” kata Endos.

Istri Endos berada di WC saat insiden tersebut. Dia luput dari petaka, meski rebahan pohon kelapa itu hanya berjarak satu meter dari dirinya. “Istri saya ginggiapeun (syok). Pohon yang runtuh dekat sekali dengannya. Untung saja tidak kena,” tutur Endos. (*)

News Feed