oleh

Terima Menteri BAPPENAS, DEKOPIN Fokus Membangun Ekonomi Digital

Jakarta – Pengurus Dekopin diwakili Sarjono Amsan, Sekjen, Adji Gutomo, Ketua Harian dan Iyan Kastian Ukas, Ketua Pengawas diterima Menteri Bappenas, Dr. Ir. Suharso Monoarfa di Kantornya, 16 Januari 2020. Sekjen Dekopin melaporkan hasil Rapim, 13 Januari 2020.

Menteri Bappenas yg pernah menjadi Direktur Kopindo ini mendukung Dekopin yg sesuai dengan Anggaran Dasar yg telah ditetapkan melalui Keppres No.6/2011. Itu payung hukum yg harus dipegang oleh semua anggota Dekopin, tegasnya.

Sementara itu, Pengurus Dekopin melaporkan garis-garis besar program Dekopin akan mendukung upaya pemerintah dalam pengembangan koperasi. Sesuai dengan fungsi fasilitasi, advokasi dan edukasi Dekopin sebagaimana sambutan Ketua Umum Dekopin, Sri Untari Bisowarno dalam memberikan pengantar pada Rapim Dekopin akan dirumuskan dalam Renstra Dekopin yg saat ini tengah disusun oleh Majelis Pakar Dekopin.

Pada dasarnya Dekopin akan memperkuat pengembangan Sumber Daya Manusia sebagai mana fungsi edukasi Dekopin. Lapenkop Dekopin akan diarahkan untuk memperluas peran serta generasi milenial dalam pengembangan IT di gerakan koperasi. “Koperasi harus membuka diri pada penguatan jaringan dan perluasan usaha dengan memanfaatkan dan mengembangkan ekonomi digital spt market place dan fintec berbasis koperasi,” ujar Sarjono.

Ekonomi digital ini harus dikembangkan oleh Dekopin. Dengan keanggotaan yg demikian luas, maka potensi yg besar bagi Dekopin utk mengembangkan fintec atau market place baru. “Di mana kepemilikan fintec atau market place ini adalah pengguna atau anggota sendiri sebagai partisipan sekaligus pemiliknya,” ujar Sarjono.

Kita tidak boleh gegabah menyerahkan potensi produk dan pasar kita yg justru tidak pernah memikirkan “lapaknya” atau pemilik lapaknya. Karena disitu justru keuntungan atau kapitalisasi menyerap sumber daya termasuk potensi UKM dan Koperasi. Demikian juga potensi fintec di koperasi simpan pinjam.

Selama ini, koperasi hanya diajak kerjasama oleh sejumlah pemilik “lapak” tanpa memperhitungkan kepemilikan anggota dalam usaha tersebut. Koperasi yg concern dari awal ttg kepemilikan bersama harus membangun market place sendiri yg kuat dan jaringan fintec di KSP.

Suharso Monoarfa menyambut baik upaya Dekopin tersebut. Dengan menyarankan utk segera menyelesaikan Renstra dan menyerahkannya kepada Bappenas. Hal ini untuk memperkuat rencana pembangunan koperasi yg sifatnya dari bawah, yaitu gerakan koperasi.

Yang pasti pasca Rapim 13 Januari 2020, Dekopin melesat cepat, dengan meluncurkan program-program progresif utk mengejar ketertinggalan koperasi selama ini, sebagaimana disampaikan Sri Untari Bisowarno, Ketua Umum Dekopin. Kemudian ditegaskan oleh Ono Surono, Majelis Pakar Dekopin agar melibatkan generasi muda dalam pengembangan koperasi ke depan. Ke depan adalah saatnya generasi muda berperan, ujar Ono yg juga anggota DPR itu.

News Feed