oleh

Pengusaha Ciputra Meninggal Dunia di Singapura

Jakarta – Tokoh senior properti, Dr (HC) Ir. Ciputra, yang merupakan Chairman dan Founder Ciputra Group meninggal dunia, Rabu (27/11/2019). Almarhum meninggal dunia pada usia 88 tahun, di Singapura pukul 01:05 waktu setempat.

Dilansir dari CNBC Indonesia, Ciputra merupakan pengembang real estate Indonesia, dan perusahaannya menjadi salah satu grup properti terbesar di negara ini dengan proyek tersebar di 33 kota di Tanah Air. Selain itu, Ciputra juga dikenal sebagai pencinta seni, hal ini dibuktikan dengan berdirinya Museum Ciputra Artpreneur, untuk memamerkan koleksi seninya di Jakarta pada 2014.

Pada 22 Oktober 1981, Ciputra mendirikan perusahaan dengan nama PT Citra Habitat Indonesia dan pada tahun 1990 mengubah nama perusahaan menjadi PT Ciputra Development, yang kemudian dikenal sebagai salah satu perusahaan properti terdepan dan paling terdiversifikasi di Indonesia.

Situs resmi perusahaan mencatat, pada tahun 1999, anak perusahaan Ciputra Development yakni PT Ciputra Surya melakukan melakukan penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) pada Bursa Efek Indonesia dan selanjutnya disusul PT Ciputra Property pada tahun 2007.

Namun pada tahun 2016, PT Ciputra Surya Tbk kembali bergabung dengan induk, Ciputra Development. Ciputra Development ini menjadi holding properti Grup Ciputra, dan tercatat di BEI dengan kode saham CTRA.

Perjalanan taipan kelahiran Sulawesi, 24 Agustus 1931 ini menjadi salah satu crazy rich Indonesia tidaklah mudah dan penuh duri, namun perjuangannya berbuah hasil, bahkan kesuksesannya diakui oleh Forbes, media global yang rutin merilis daftar orang terkaya di dunia.

Pada 2018, Ciputra masuk sebagai 50 orang Terkaya di Indonesia versi majalah Forbes. Dalam majalah Forbes edisi 2019, Ciputra dan keluarganya mempunyai harta senilai US$ 1,1 miliar atau setara dengan Rp 15,40 triliun (asumsi kurs Rp 14.000/US$), berada di posisi 18 di Indonesia.

News Feed