oleh

Mengikuti Jejak Mbah Moen, KH Mustofa Aqil Masuk PPP

Jakarta – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Persatuan Pembangunan (PPP), menggelar acara Maulid Nabi Muhammad SAW di Kantor DPP PPP Jl. Diponegoro Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (17/11/2019) malam. Acara tersebut sekaligus dirangkaikan dengan doa bersama mengenang 100 hari wafatnya KH. Maimoen Zubair dan Tasyakuran atas Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional KH. Masykur (Deklarator PPP).

Dalam acara tersebut, Pengasuh Ponpes Khas Kempek, Cirebon, KH Mustofa Aqil Siroj yang juga sebagai menantu dari (alm) KH. Maimoen Zubair mendeklarasikan diri bergabung dengan Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Adik kandung Ketua Umum PBNU KH Said Siroj ini sebenarnya bukan orang baru di PPP karena sering aktif kegiatan PPP bahkan sangat akrab dengan para tokoh PPP.

Menurut KH Mustofa ia mempunyai banyak alasan kenapa harus aktif di PPP. Selain karena permintaan Mbah Moen, KH Mustofa juga ingin agar PPP selalu eksis, karena PPP sebenarnya beradi di hati para kyai yang paling dalam.

“Aku wis tuwo kancani ya neng PPP (saya sudah tua, temani saya di PPP),” kata KH Musthofa menirukan nasihat Mbah Moen, saat memberikan tausyiah di hadapan elit partai

KH Mustofa menambahkan bahwa ia tidak hanya sebagai kader PPP, namun juga aktif dan menyampaikan kepada masyarakat bahwa ia akan berkampanye untuk PPP.

“Malam ini bisa kembali ke pangkuan PPP. Sebenarnya sudah lama (aktif di PPP),” tambah KH Mustofa.

“InsyaAllah saya aktif dan idhar (jelas menyampaikan dukungan), tujuannya agar NU saya ingin punya dua partai, PPP dan PKB,” jelasnya lagi.

KH Mustofa memastikan bahwa NU sudah biasa dengan perbedaan dan biasa saling menghargai. Ia mencontohkan bahwa ia dan KH Said sering berbeda dalam pilihan. Seperti saat Pilkada Jawa Tengah, saat ia mendukung pasangan Ganjar Pranowo-Taj Yasin Maimoen, sementara KH Said mendukung Sudirman Said-Ida Fauziah.

“Saat itu saya kampanye untuk Gus Taj Yasin, sementara KH Said mendukung Ida Fauziyah,” pungkas KH Musthofa.

News Feed