oleh

Menelusuri Gerbang Islam ke Eropa : Spanyol – Maroko – Portugal

Jakarta – Peradaban Islam di Barat khususnya Eropa pernah mengalami kejayaan. Hal ini dapat dilihat dari peninggalan kejayaan Islam melalui bangunan tempat ibadah maupun pusat pendidikan. Eropa dengan segala keindahannya dan keunikannya juga menjadi destinasi yang banyak diminati masyarakat dari berbagai mancanegara.

Salah satu perusahaan tour and travel yang menyediakan paket perjalanan ke Eropa khusunya Spanyol – Maroko – Portugal adalah Satriani Wisata Tour and Travel. Berdiri sejak tahun 2012, Satriani Wisata telah menjelajah benua biru dengan berbagai destinasi yang sangat diminati.

Menelusuri gerbang Islam ke Eropa, maka tak lepas dari sejarah peradaban perkembangan Islam pada saat itu. Direktur Satriani Wisata Edy Hamdi menceritakan, perkembangan Islam masuk ke Eropa khususnya Iberia (Spanyol dan Portugal) melalui Maroko yaitu pada masa pemerintahan gubernur Musa Bin Nusair yang mengutus Thariq Bin Ziyad untuk masuk ke Spanyol. Dengan membawa lima ribu pasukan, Thariq Bin Ziyad sukses masuk melalui Selat Giblaltar.

“Thariq Bin Ziyad masuk ke Spanyol melalui Selat Gibaltar. Setelah menguasai Spanyol, pusat kekuasaan Islam di pusatkan di Toledo,” terangnya.
Kota Toledo pada taun 1986 ditetapkan menjadi Situs Warisan Dunia oleh UNESCO karena warisan budaya dan munumentalnya sebagai bekas ibu kota Kekaisaran Spanyol dan tempat pencampuran budaya Kristen, Yahudi dan Moor pada masa Andalusia.

Selain Kota Toledo, Spanyol juga memiliki kota bersejarah lainnya seperti Cordoba dan Granada. Pada masa pemerintahan Umayyah, Cordoba menjadi ibu kota Spanyol, dan menjadi pusat ilmu pengetahuan. Di sini terdapat Mezquita atau Masjid Cordoba yang kembali menjadi Kateredal pada masa penaklukan tentara Kristen pada abad ke- 16 dan saat ini mejadi Kathredal Mezquita. UNESCO pada tanggal 15 Desember 1994 menetapkan Masjid Cordoba sebagai salah satu tempat peninggalan yang sangat bersejara dan penting di dunia.

Spanyol juga memiliki kota Granada yang menjadi kerajaan Islam terakhir yang berkuasa di Spanyol. Di kota ini, Sultan Muhammad bin al-Ahmar mendirikan kerajaan Bani Ahmar. Pada puncak kejayaannya, dinasti ini berhasil mendirikan bangunan yang monumental dan menjadi symbol kejayaan Islam yaitu Istana Alhambra.

Bersama Satriani Wisata, saat di Spanyol wisatawan akan mengunjungi berbagai destinasi lain seperti Sevilla, Barcelona maupun ibu kota Madrid.

Begitu juga saat mengunjungi Maroko, Maroko juga memiliki tempat yang sangat indah untuk dikunjungi, yaitu Marracesh. Kota ini dujuluki Mutiara dari Selatan dan Marrakesh juga menjadi kota paling terkenal di Maroko. Mengunjungi tempat-tempat di Marracesh tentu sangat menyenangkan, selain bangunan masjid, madrasah juga terdapat museum dan lainnya.

Wisatawan Satriani Wisata Berada di Marrakesh, Maroko.

Di Maroko, wisatawan Satriani Wisata akan mengunjungi berbagai tempat menarik, seperti Casablanca, Tangier, Rabat atau ibu kota Maroko dan lainnya.

Melakukan perjalanan selama 12 menujungi Eropa, para wisatawan Satriani Wisata juga akan mengunjungi Lisbon yang merupakan ibu kota Portugal. Wisatawan akan mungunjungi Islamic Center Lisbon.

Islamic Center Lisbon memiliki 12 bagian ruangan sesuai peruntukannya. Ada ruang sholat, ada ruang taman dan kebun, ruang kajian Islam, ada ruang pertemuan, perpustakaan dan lainnya.

Nah, bagi Anda yang ingin merasakan nikmatnya belajar sejarah sekaligus menyaksikan langsung peninggalan sejarah dan menikmati keindahan eropa, khusunya Spanyol – Maroko – Portugal, segera daftarkan diri Anda ke Satriani Wisata dan buktikan sendiri. Segera hubungi customer service di (021) 2290-1175 atau 0858-1190-0010 untuk melakukan pemesanan.

News Feed