oleh

Halal Control GmbH : Mahmood Abo Annaser Ditetapkan Sebagai Tersangka

Jakarta — Kasus dugaan pemerasan terhadap badan sertifikasi halal swasta asal Jerman, Halal Control GmbH, telah menetapkan terlapor Mahmood Abo Annaser sebagai tersangka.

Keterangan tersebut disampaikan oleh kuasa hukum Mahmoud Tartari yaitu Ahmad Ramzy dengan menunjukkan surat keputusan yang dikeluarkan oleh Badan Reserse Kriminal Polri dengan Nomor B/932/IX/2019/Dittipidum.

“Sudah terpenuhi unsur-unsurnya melakukan tindak pidana penipuan,” ucap Ramzy kepada Siaranindonesia.com.

Ramzy menjelaskan bahwa berdasarkan surat keputusan dari kepolisian, dijelaskan bahwa:
Terhadap Terlapor Mahmood Abo Annaser ditingkatkan statusnya dari terlapor menjadi tersangka dikarenakan berdasarkan fakta-fakta hasil penyidikan telah ditemukan bukti yang cukup. Diduga tersangka melakukan tindak pidana penipuan dengan cara mengatasnamakan Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan dan Kosmetik Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI).

Sedangkan terlapor atas nama Lukman Hakim tidak dapat dijadikan sebagai tersangka dikarenakan berdasarkan fakta-fakta hasil penyidikan tidak ditemukan bukti yang cukup, kepada yang bersangkutan ditetapkan sebagai saksi dalam perkara yang dimaksud.

News Feed