oleh

Pengacara Korban Apartemen Fiktif Minta Pelaku Diproses Hukum yang Setimpal

JAKARTA, Siaranindonesia.com-Tim kuasa hukum Sugi dari Rumah Hukum 24 Jam memberikan pernyataan terkait dengan kasus penipuan apartemen fiktif di Ciputat, Tangerang, Selatan yang dipasarkan oleh PT MMS. Dalam kasus tersebut, korban penipuan tercatat berjumlah 455 orang dengan total kerugian mencapai Rp 30 miliar.

Muhammad Toyib selaku kuasa hukum sugi, meminta agar pelaku developer apartemen fiktif diproses secara hukum yang setimpal. Pasalnya telah merugikan banyak masyarakat serta mengembalikan kerugian kliennya.
“Kami meminta tanggung jawab atas kerugian klien kami,” ujar Toyib, di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (5/9/2019).

Lebih lanjut, Toyib mengatakan bahwa pelaku penipuan apartemen fiktif tersebut harus diproses pasal 378 jo 372 KUHP jo undang-undang No. 8 tahun 2010 tentang pencegahan dan pemberantasan tindak pidana pencucian uang.

“Kasus tersebut termasuk tindak pidana penipuan, penggelapan dan tindak pidana pencucian uang,” katanya

Kuasa hukum Sogi tersebut juga menjelaskan bahwa proses jual beli bisa terjadi jika pengembang sudah memenuhi syarat. Sebagaimana disebutkan dalam pasal 43 ayat 2 undang-undang nomor 20 tahun 2011 tentang rumah susun.
“Jual beli harus memenuhi syarat yang ditentukan oleh undang-undang,” ucap advokat dari Rumah Hukum 24 Jam tersebut.

News Feed