oleh

Tingginya Permintaan Masyarakat Masuk Islam Melalui NU, PBNU Bentuk Muallaf Center

Kian tingginya permintaan masyarakat yang masuk Islam melalui NU, menuntut Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) membentuk Muallaf Center. Dibutuhkan Muallaf Center PBNU yang dinahkodai oleh Gus Wahyu NH Aly ini untuk menjadi wadah konsultasi bagi masyarakat yang hendak masuk Islam atau ingin mendalami Islam bagi yang baru masuk Islam.

Ketua Umum Muallaf Center PBNU Gus Wahyu NH. Aly mengatakan, lembaga tersebut diinisiasi oleh Ketua Umum PBNU Prof. KH Said Aqil Siroj dan KH Misbahul Munir Cholil. Dijelaskan, tujuannya untuk lebih mengakomodir permintaan masyarakat yang ingin masuk Islam.

“Dari situlah muncul inisiatif untuk membuat instrumen khusus. Meskipun sebelum-sebelumnya PBNU sudah memberikan fasilitas dari proses masuk Islam hingga pembinaan, namun dengan menghadirkan Muallaf Center PBNU ini membawa harapan permintaan masyarakat yang kian tinggi terkait hal ini lebih bisa terakomodir secara maksimal,” katanya, di Jakarta, Jumat (30/08).

Selain itu, nantinya, Muallaf Center PBNU akan membantu masyarakat yang mengalami masalah keagamaan tertentu. Misalnya, seorang muslim yang sedang mengalami krisis dengan keagamaannya. Untuk hal itu, Muallaf Center akan berperan dengan memberikan bimbingan sehingga harapannya bisa memberikan pencerahan keilmuan agama tentang Islam, sehingga dihatapkan bisa mengobati krisis keagamaan yang sedang dihadapinya.

Ia menjelaskan, seluruh perangkat organisasi sudah dipersiapkan dengan memilih sejumlah kader NU yang memiliki kualitas unggul dalam hal penguasaan ilmu agama Islam. Ada sekitar 8 bidang dalam Muallaf Center PBNU. Total pengurus Muallaf Center PBNU sekitar 60 orang yang akan membantu peranan PBNU di masyarakat langsung. Dijelaskan, pelantikan Muallaf Center PBNU direncanakan bulan September 2019 ini.

“Saya berharap Muallaf Center PBNU ini benar-benar dirasakan manfaatnya,” katanya.

Gus Wahyu menjelaskan, Muallaf Center PBNU berada di bawah naungan LD PBNU sesuai surat keterangan (SK) LD PBNU tertanggal 06 November 2018. Dijelaskan Gus Wahyu, sejumlah program sudah siap untuk dijalankan.

“Semua program sudah siap, Insya Allah, September 2019 dilantik,” ujarnya.

News Feed