oleh

Sejumlah Parpol di Kebumen Tak Pedulikan Undangan, Bawaslu Tetap Profesional Latih Saksi

KEBUMEN, SiaranIndonesia.com – Bawaslu Kebumen menggelar pelatihan saksi partai politik serentak di 26 Kecamatan. Pelatihan dilaksanakan pada tanggal 3 dan 4 April 2019.

Pelatihan dibagi dalam sehari 2 sesi dan masing-masing sesi terdiri dari 3×60 menit waktu pembelajaran efektif. Materi disampaikan langsung oleh Panwaslu Kecamatan, masing-masing terdiri dari paparan buku saku saksi, tayangan video tutorial saksi, simulasi pengisian Form C2 yang merupakan form keberatan saksi dan kejadian khusus, serta Kategori suara sah dan tidak sah.

Arif Nurulhuda, selaku ketua Panwaslu kecamatan Sempor menyatakan, bahwa Panwaslu Kecamatan sempor sudah berupaya semaksimal mungkin untuk memfasilitasi pelatihan saksi ini. Berdasarkan data yang diterima dari Bawaslu Kebumen, untuk jumlah saksi yang mengikti pelatihan sebanyak 273 orang yang terdiri dari 3 partai politik.

Dijelaskan lebih lanjut, dari 273 peserta tersebut hanya 60 peserta yang hadir dan mengikuti pelatihan. Terjadwal dalam jadwal yang ditetapkan Bawaslu Kebumen, pelatihan di Kecamatan Sempor dilaksanakan pada tanggal 3 dan 4 april 2018 yang terbagi dalam 4 sesi.

“Sebenarnya kami sudah berusaha mengundang secara tertulis melalui pengurus partai politik di tingkat kabupaten. Bahkan kami sampai mendorong melalui pengurus parpol di tingkat kecamatan. Tetap juga peserta yang dihadirkan Parpol minim,” ujarnya disela-sela kegiatan di tempat acara, di Happy Valey, loka wisata Waduk Sempor.

Sementara itu, Eko Rasinto, Ketua Panwaslu Kecamatan Karanganyar juga mengatakan hal yang sama. Data saksi peserta pelatihan yang diterima dari Bawaslu Kebumen berjumlah 133 orang dari 2 parpol yang berbeda, namun hanya 4 orang yang hadir.

“Kami tetap selenggarakan pelatihan walaupun minim peserta. Sesuai instruksi Bawaslu Kebumen, kami tetap melakukan pelayanan terbaik bagi peserta pelatihan. Kedepan saya berharap bahwa pelatihan saksi bisa dilakukan melalui partai politik dengan anggaran Negara. Narasumber dapat mengundang dari jajaran Bawaslu dan Panwascam. Kalo seperti ini kan sayang, anggaran negara dikeluarkan sia-sia,” kata Eko di lokasi acara, di Pendopo Kecamatan Karanganyar.

Terspisah, Anggota Bawaslu Kebumen, Divisi Hukum, Data dan Informasi, Nasihudin menyatakan bahwa Pelatihan saksi ini merupakan amanat undang-undang No. 7 tahun 2017 yang pada pokoknya menyatakan bahwa saksi peserta pemilu dilatih oleh Bawaslu. Sebelum pelatihan diselenggarakan, Bawaslu Kebumen membuka pendaftaran peserta pelatihan saksi yang diusulkan oleh pengurus DPC atau DPD Partai politik ditingkat Kabupaten.

Selama pendaftaran dibuka sampai dengan tanggal 30 Maret 2019. Hanya 8 partai politik yang mendaftarkan saksinya ke Bawaslu Kebumen, dengan jumlah total data saksi yang masuk sebanyak 4.813 orang yang tersebar di 26 Kecamatan se Kabupaten Kebumen.

Nasihudin juga menyatakan bahwa dari jumlah saksi yang terdaftar sebanyak 4.813 orang, hanya hadir sejumlah 562 orang. Minimnya kehadiran ini tidak menghambat Bawaslu Kebumen untuk tetap menyelenggarakan pelatihan saksi peserta pemilu 2019 dari partai politik.

“Sesuai dengan arahan dari Bawaslu Provinsi Jawa Tengah, bahwa Bawaslu Kabupaten harus memberikan pelayanan terbaik bagi peserta. Fasilitas yang diberikan selain dari ruangan yang representatif, peserta juga diberi buku saku saksi dan konsumsi,” ujarnya.

Kabupaten Kebumen memiliki 26 Kecamatan dengan jumlah TPS sebanyak 4538 TPS. Terdapat 16 Partai politik peserta pemilu yang memiliki hak mengirimkan saksinya di seluruh TPS tersebut. itu artinya jumlah saksi yang bisa dilatih oleh Bawaslu sejumlah 16 partai politik dikalikan jumlah TPS, 72.608 orang.

News Feed