oleh

Rombongan Warga Nahdliyin Kebumen Bertawasul di Genggong Probolinggo

PROBOLINGGO, SiaranIndonesia.com – Rombongan peziarah warga Nahdlatul Ulama (NU) Kebumen sampai di makam Syeikh KH. Muhammad Hasan bin Syamsudin Alhuseini di PP. Zaenul Hasan Genggong, pukul 13.00 WIB, Senin, (11/03/2019).

Kegiatan ziarah dipimpin cucu Syaikh Abdul Qadir Jaelani yang merupakan mursyid tarekat Syadziliyah, KH. Afifudin Chanif Alhasani. Peserta ziarah tampak khusu‘ mengikuti bacaan dzikir dari pengasuh pesantren paling tua di Indonesia PP. Alkahfi Somalangu, Kebumen, ini.

Haddratus Syekh KH. Muhammad Hasan bin Syamsuddin bin Qoyiduddin Alhusaeni lahir di Sentong, Krejengan, Probolinggo, 27 Rajab 1259 Hijriyah / 23 Agustus 1843 Masehi – meninggal di Genggong, 11 Syawal 1374 h / 1 juni 1955 m). Ia dikenal sebagai seorang ulama Indonesia yang terkenal karena kekaromahannya dan keilmuannya. Ia sosok intelektual yang produktif menulis kitab, yang meliputi bidang-bidang fiqih, tauhid, tasawuf, tafsir, dan hadis.

Adapun Pesantren Zaenul Hasan Gengong sendiri sejak awal pendiriannya, pesantren ini dikenal dengan sebutan Pondok Genggong yang didirikan oleh Syaikh Zainul Abidin al-Maghribi. Pesantren ini berdiri setelah berdirinya PP. Alkahfi Somalangu Kebumen, yang kurang lebih selisih 4 abad (400 tahun). Berdirinya PP. Zaenul Hasan ini tepatnya pada tahun 1839 M / 1250 H. Pesantren ini terletak di Genggong Kabupaten Probolinggo.

News Feed