oleh

Ketum PBNU KH. Said Aqil Siradj Memprediksi 15 Ribu Warga NU Tumpah di Munas NU

Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siraj memprediksi bahwa acara Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama 2019 yang digelar di Pondok Pesantren Miftahul Huda Al-Azhar, Citangkolo Kujangsari, Langensari, Kota Banjar, Jawa Barat akan dihadiri belasan ribu warga NU.

“Ya sekitar 15 ribuan lah warga NU akan datang besok,” kata Kiai Said saat membuka acara NU Expo 2019 di Taman Kota Banjar, Jawa Barat, Selasa (26/2). Angka ini sangat masuk akal mengingat jumlah itu sangat kecil jika dibanding dengan jumlah masyarakat Indonesia yang mengaku terafiliasi dengan NU menurut survei Lembaga Survei Indonesia tahun 2013 yang mencapai 91,2 juta jiwa.

Ada banyak hal yang menjadi alasan kedatangan warga NU ke lokasi Munas dan Konbes ini. Sebagian warga NU tidak ingin melewatkan untuk menjadi saksi sejarah bagi acara kedua terbesar setelah Muktamar NU. Sementara sebagian lainnya hanya ingin memanfaatkan ajang ini untuk bertemu teman-teman lama dari wilayah lain.

Dalam pantauan, lokasi penyelenggaraan kegiatan di kawasan desa Citangkolo semakin ramai sejak dua hari terakhir. Bahu jalan di kanan kiri Jalan Pesantren telah dipenuhi stand-stand penjual barang, baik makanan-minuman dan cinderamata. Pemandangan serupa juga tampak di jalan Banjang-Langensari yang telah dipenuhi pedagang.

Namun demikian, kesiapan aparat nampaknya telah ditingkatkan. Di sepanjang jalan dari Kota Banjar hingga ke lokasi yang berjarak sekitar 10 kilometer terdapat aparat polisi yang ditempatkan di setiap persimpangan jalan.

Jika tiada aral melintang, acara ini akan dibuka oleh Presiden Joko Widodo Rabu (27/2) dan akan ditutup oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla Jumat (1/3). Sepanjang hari itu dipastikan akan terjadi kemacetan di kawasan dari dan menuju pesantren tempat perhelatan ini digelar, terutama saat RI satu dan RI dua berada di lokasi kegiatan. (NU Online)

News Feed