oleh

Sosialisasi 4 Pilar, Nasril: Kebhinnekaan Kekayaan yang Harus Kita Rawat

MEDAN- Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional H. Nasril Bahar, SE. menggelar sosialisasi empat pilar kebangsaan. Sosialisasi ini dilaksanakan di WISMA PHI (perjalanan Haji Indonesia) Jl Gatot Subroto No.270, Kota Medan, Sumatera Utara Sabtu (2/1/2019).

Sosialisasi ini kerjasama dengan Pimpinan cabang Muhammadiyah Tegal sari II, Sukaramai dan pasar Merah Kota Medan. Dalam sambutanya, Nasril memaparkan pemahaman tentang empat pilar yang meliputi UUD 1945, Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Menurutnya, empat pilar ini sangat penting untuk terus disosialisasikan.

“Nilai-nilai yang terkandung di dalam Pancasila harus senantiasa hidup di tengah masyarakat. Nilai-nilai ini jangan sampai pudar, sebagai Warga negara kita harus berupaya berkontribusi dalam penguatan pilar-pilar nilai luhur budaya bangsa,” ujarnya.

Dalam paparannya, bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar dan majemuk terdiri atas berbagai suku, bahasa dan budaya, agama, dan adat istiadat.

“Kemajemukan ini merupakan kekayaan, tapi sekaligus menjadi tantangan bagi bangsa Indonesia. Menghadapi tantangan ini diperlukan kebersamaan dan persatuan dalam menghadapi dinamika kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara baik yang datang dari dalam maupun dari luar negeri,” kata Nasril dalam sambutannya.

Kebhinnekaan lanjutnya, merupakan kekayaan Indonesia yang harus diakui, diterima dan dihormati. Untuk itu kemajemukan harus dipelihara dan di pertahankan dan terus dikembangkan. Keberagaman ini terwujud dalam Bhinneka Tunggal Ika dan yang menjadi perekat dan pengikat kerukunan bangsa adalah nilai-nilai yang menjadi kekuatan dan pendorong untuk mencapai cita-cita bangsa yakni tumbuh dan hidup dan berkembang dalam kehidupan masyarakat, dan nilai itu telah terkandung dalam sila-sila Pancasila.

Nasril mengatakan, Pancasila sebagai ideologi negara harus dipahami bersama secara terbuka dengan wacana dan dialog dalam masyarakat. “Kebhinnekaan kekayaan yang harus kita rawat, Pancasila sebagai ideologi negara harus kita pahami bersama agar tercipta kerukunan dan keamanan dalam memasuki tahun pemilu, lebih sensitif lagi orang kalau tidak berpegang pada indeologi pancasila. ” pungkasnya.

News Feed