oleh

Sosialisasi 4 Pilar, Nasril Ingatkan Pentingnya Persatuan dan Kesatuan Bangsa

Sumatera Utara — Anggota DPR/MPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasioal Nasril Bahar melaksanakan kegiatan sosialisasi empat pilar berbangsa dan bernegara didaerah Kecamatan Kisaran Barat, kabupaten Asahan, Sumatera Utara , Kamis (17/1/2019).

Dalam kesempatan itu, dia mengajak menjaga persatuan dan kesatuan. Kegiatan sosialisasi empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara tersebut diikuti 150 orang. Mereka sangat antusias mengikuti acara itu.
Dalam paparannya, Nasril menjelaskan bahwa MPR terdiri atas anggota DPR dan anggota DPD yang dipilih melalui pemilihan umum. MPR merupakan Lembaga Permusyawaratan Rakyat yang berkedudukan sebagai Lembaga Negara. “Masyarakat harus memahami tugas-tugas MPR dan DPD,”ujar angota DPR RI 3 Priode ini.

Menurutnya, kegiatan sosialisasi empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara mempunyai tujuan di antaranya, untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat terhadap Pancasila, Undang-undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, Bhinneka Tunggal Ika, dan Ketetapan MPR. Serta, untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya seluruh penyelenggara pemerintah dan diharapkan agar masyarakat memahami serta menerapkan nilai-nilai luhur bangsa dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam sesi dialog, peserta Sosialisasi Empat Pilar Khairur Raziqin menyampaikan bahwa pendidikan agama dan moralitas di sekolah umum dirasa masih sangat kurang. Karena sekarang sudah tidak ada lagi pelajaran Pendidikan Moral Pancasila (PMP) dan budi pekerti, padahal penting untuk membangun moral para pelajar.

Dengan terlaksananya kegiatan sosialisasi nilai-nilai kebangsaan ini diharapkan dapat menjadi umpan balik bagi anggota DPR/MPR RI dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Yaitu Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika. Sehingga, dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

“Kami minta setelah adanya pertemuan ini masyarakat bisa mengkedepankan nilai-nilai kebangsaan, turut merukunkan sesama di dalam perbedaan apapun,” ungkapnya

Nasril, mengingatkan kembali kepada kepada masyarakat yang hadir untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan antar kelompok dan golongan, jangan karena beda pilihan menjadi pemicu perpisahan dan perselisihan antar keluarga.

“Mari kita rawat dan jaga persatuan dan kesatuan berbangsa, jadikan pilihan politik sebagai perbedaan yang patut kita syukuri bersama, jangan jadikan perbedaan sebagai bagian alat pemecah belah,’’pungkasnya.

News Feed