oleh

Siwak Lebih Efektif  untuk Kesehatan Mulut dan Gigi

Tahukah Anda bahwa beberapa penelitian membuktikan penggunaan siwak ternyata lebih efektif dalam mengurangi bakteri pada mulut dan gigi dibandingkan sikat gigi biasa? World Health Organization (WHO) bahkan telah lama merekomendasikan siwak untuk menyikat gigi. Siwak atau Miswak berasal dari batang pohon salvadora persica yang sering digunakan untuk membersihkan gigi, gusi dan mulut. Tidak semua pohon dapat digunakan untuk bersiwak, sebab tidak semua pohon memiliki tekstur yang halus untuk digunakan membersihkan bagian mulut. 

Hanya akar atau bagian pohon dari salvadora persica yang baik bagi bagian mulut dengan serat halus yang tidak akan melukai gigi ataupun gusi. Umat Islam meyakini bahwa hukum bersiwak adalah sunnah dan dianjurkan oleh Rasulullah. Namun lebih dari itu ternyata secara ilmiah dapat dibuktikan bahwa siwak mengandung berbagai zat yang baik untuk kesehatan mulut.

Di dalam siwak terdapat mineral-mineral alami antibacterical acids, seperti abrasive dan astingents yang berfungsi untuk membunuh bakteri yang terdapat di dalam mulut, mencegah gigi berlubang dan memelihara kesehatan gusi. Selain kandungan anti bakteri, siwak mampu mencerahkan gigi. Khasiat mencerahkan gigi ini diperoleh dari kandungan kimia yang juga terdapat di dalam gigi. Kandungan kimia itu berupa sodium bicarbonate, sulfur, vitamin C, trimethyl amine, salvadorine dan fluoride. Anti decay agent yang ada di dalam siwak juga mampu merangsang produksi air liur sehingga mulut akan lebih bersih dan terhindar dari proses pembusukan sisa-sisa makanan.

Siwak berasal dari tumbuh-tumbuhan alami, sehingga dengan menggunakan siwak, maka pengguna tidak perlu lagi menggunakan pasta gigi yang bahan dasarnya berasal dari bahan-bahan kimia. Minyak aroma alami di dalam siwak juga ampuh untuk menjadi antiseptik dan pencegah gusi dari serangan plak yang dapat menyebabkan peradangan gusi. 

Selain secara klinis direkomendasikan, bersiwak juga merupakan cara membersihkan gigi yang diajarkan oleh Rasulullah SAW. Beliau pernah bersabda, “Bersiwak itu membersihkan mulut dan merupakan sesuatu yang mendatangkan ridha Rabb.” (HR. Bukhari dan An Nasa’i). Cara memegang siwak sebaiknya dengan tangan kanan jika berniat untuk menjalankan sunnah, tapi gunakan tangan kiri jika berniat membersihkan kotoran dari gigi dan mulut. Sebelum bersiwak niat sunnah misalnya, sebelum wudhu, saat akan sholat, membaca Al-Qur’an, masuk ke dalam rumah, dan saat bangun malam untuk sholat tahajjud. 

Bagian gigi yang harus dibersihkan meliputi permukaan depan, sela antar gigi, permukaan dalam, dan permukaan untuk mengunyah. Gusi, lidah dan langit-langit mulut juga sebaiknya disikat karena dapat menjadi sarang bakteri. Cara menyikat gigi yang benar adalah dengan menyikat seluruh permukaan gigi tanpa terkecuali. Bentuk bulu siwak yang lurus dengan pegangannya akan sedikit menyulitkan saat menyikat gigi, khususnya untuk gigi belakang. Jadi, saat menggunakan siwak pastikan setiap permukaan gigi tersikat bersih agar tidak ada sisa makanan yang menumpuk. Teknik yang digunakan pada dasarnya adalah menyikat tanpa melukai jaringan lunak. Sikat semua permukaan gigi dari gusi ke gigi satu arah, kecuali pada permukaan untuk mengunyah gunakan gerakan menggosok. Lidah dan langit-langit disikat dari belakang ke depan.

Bagi Anda yang ingin merasakan manfaat dari siwak untuk kesehatan mulut dan gigi, segera dapatkan Siwak Al-Haramain dan Siwak F Whitening hanya di Bursa Sajadah dan buktikan sendiri, yuk! klik bit.ly/siwakbursasajadah atau hubungi customer service di no WhatsApp 08132214166 untuk melakukan pemesanan.

News Feed