oleh

Safar Arroyyan Travelindo Gelar Manasik Umrah Akbar Bersama 500 Jamaah

PT. Safar Arroyyan Travelindo menggelar acara manasik umrah akbar bersama 500 jamaah di Grand Zuri, Jalan Pahlawan Seribu Kavling Ocean Walk Blok CBD, BSD City. Minggu (09/12/2018).

PT. Safar Arroyyan Travelindo merupakan perusahaan penyelenggara ibadah haji, umrah dan wisata muslim. Sejumlah figure hadir dalam acara ini. Di antaranya artis dan ustadzah Astri Ivo, Ustad Fauzan dan Ustad Yani Bayani.

Direktur Utama PT. Safar Arroyyan Travelindo Hj. Listifa menyampaikan kegembiraannya dan rasa syukur yang tak terhingga. Sampai saat ini pihaknya masih diberi kekuatan dan amanah dari Allah SWT untuk membantu dan melayani Jemaah untuk menunaikan ibadah umrah.

Fauzan mengatakan mudah-mudahan dalam acara manasik yang diselenggarakan Safar arroyyan kali ini oleh Allah berikan kita semua ilmu yg bermanfaat dan keberkahan yang berlimpah.

Yani Bayani mengatakan dimulai dari manasik ini, antar sesama Jamaah haruslah menyamakan niat dan visi, sebab meski para jamaah pergi pada tanggal yang sama, pesawat yang sama tapi jika kita tidak memiliki niat dan visi untuk ibadah, maka umrah kita tidak akan mendapatkan kemabruran.

“Urusan haji dan umrah bukan urusan uang, tapi urusan hati, karna banyak yang memiliki banyak uang dan mampu untuk pergi umrah ataupun haji tapi mereka tidak juga melangkah untuk melakukan itu,” kata Bayani.

Hj. Listifa bilang manasik akbar kali ini khususon untuk keberangkatan bulan Desember yaitu pada tanggal 10, 23, 24, dan 25.

“Penerbangan pada tanggal 10 Desember menggunakan Etihad Airways dan Elynas.
Untuk tanggal 23 menggunakan Malaysia Airlines dan Garuda Indonesia. Tanggal 24 Desember menggunakan penerbangan Malaysia Airlines dan Malindo Air, dan untuj tanggal 25 Desember menggunakan Oman Air dan Qatar Airlines,” jelas Listifa kepada Rindukabah di akhir acarara, Minggu (09/12).

Listifa juga mengatakan bahwa pada tanggal 24 Desember Safar Arroyyan memberangkatkan umrah dua Hafiz cilik.

“Karna kita ada sedekah umrah yang kini kita berikan kepada 2 hafiz cilik bernama kenia alisyah putri (9 tahun) dia salah satu korban Tsunami Palu dan Nur syahwa syaqila (10 tahun) dia seorang Tuna netra mereka berdua adalah jebolan hafiz Indonesia 2018,” ujarnya.

Listifa menjelaskan kedua hafiz ini berasal dari pondok pesantren yang terdapat di Bogor, yakni pesantren Tarbiyattul Fallah di Cinangka- Ciampea.

“Pesantren tersebut juga jadi perwakilan atau mitra Safar Arroyyan,” katanya.

Acara berlangsung lancar dan semarak, para jamaah fokus mendengarkan bimbingan dari para ustad.

News Feed