oleh

Jon Masli: Manfaatkan Peluang Bisnis Bagi Eksportir Indonesia Ditengah Perang Dagang As Dan China

Jakarta- Tidak ada yang perlu dikhawatirkan dengan perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China. Sebab, Indonesia bisa saja mendapatkan keuntungan dari retaliasi tersebut.

Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Jon Masli mengatakan ini sebenarnya merupakan peluang bisnis bagi para eksportir termasuk UKM untuk memasuki pasar Amerika.

“Kita sebagai negara yang berada di Asia Tenggara seperti Thailand, Vietnam Kamboja, mempunyai peluang besar untuk menambah omset ekspornya ke Amerika,” kata Jon ditemui di Kadin Indonesia, Sabtu (10/11).

Jon mengatakan, untuk menjadi negara alternatif ekspor ke Amerika tidak semudah yang dibayangkan, sebab amerika juga menuntut kualitas barang yang memenuhi persyaratan pasar disana.

“Seperti makanan, disana kualitas barang harus memenuhi persyaratan Food and Drug Administration (FDA) dan untuk barang-barang industri kualitasnya pun harus memenuhi syarat kualitas di Amerika,” tutur Jon.

Jon mempertanyakan, siapkah para eksportir pendatang baru kita ? sebab menurutnya, jika mereka bisa menggarap potensi ini maka mereka bisa membantu pemerintah meningkatkan ekspor.

” Ini saatnya, mereka harus menjalin kerjasama segera. Makanya Kadin North Amerika Free Trade Agreement (Nafta) bersedia menjadi jembatan memperkenalkan pengusaha-pengusaha importir Amerika kepada eksportir kita,” jelasnya.

Jon berencana pada bulan Desember mendatang Kadin Nafta akan mendatangkan Buyer-Buyer Amerika untuk hadir dalam seminar one on one temu dagang dengan para eksportir yang berminat untuk memasuki pasar Amerika.

“Semoga dengan ini, nantinya kita bisa membantu UKM kita menjajaki pasar amerika,” Pungkasnya. (FKV)

News Feed