oleh

Lahirkan Badan Usaha dan Tour Leader Profesional, ASPHURINDO dan LSP Pramindo Gelar Sertifikasi Tour Leader

Jakarta – Asosiasi Penyelenggara Haji, Umrah dan In-Bound Indonesia (ASPHURINDO) bekerja sama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pramindo menggelar Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Tour Leader di Hotel Sofyan Cut Meutia, Cikini, Jakarta Pusat , 18-19 Oktober 2018.

Ketua Umum ASPHURINDO Magnatis Chaidir mengatakan, digelarnya pelatihan dan sertifikasi kompetensi bagi anggota ASPHURINDO adalah sesuai dengan keputusan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif No 4 dan No 8 tahun 2014.

“Seluruh travel BPW wajib memiliki sertifikat baik badan usahanya maupun tour leadernya. Kita ASPHURINDO memfasilitasi para anggota untuk mengikuti program ini. Kebetulan hari ini banyak sekali acara di anggota kami, ada yang sedang umrah, ada yang ikut acara Kementerian Agama soal Evaluasi Haji di Bandung dan lainnya. Jadi yang ikut kegiatan hari ini sebanyak 30 peserta,” jelas Magnatis kepada Majalah Rindu Kabah, Kamis (18/10/2018).

Magnatis menjelaskan pelaku usaha biro perjalanan haji dan umrah wajib disertifikasi, sesuai peraturan pemerintah. Dia berharap, setelah mengikuti uji kompetensi ini bisa mengetahui kemampuan atau skil masing-masing perusahaan. Tentunya dalam melayani jamaah.

“Hari ini ada pembekalan dengan materi. Besok membentuk group-group untuk assesor, kan persyaratannya banyak sekali. Saya lihat hampir 25 persyaratan. Itu baru persyaratan dan akan diuji oleh assesor besok,” jelas Magnatis.

Menurut Magnatis, selama ini ASPHURINDO memberikan pelatihan yang sifatnya tepat guna dan berguna bagi para anggota dan dapat berdampak positif langsung bagi anggota dan dibutuhkan.

“Kita nanti akan adakan pelatihan-pelatihan lain seperti Tour Planner, Tour Preparation, Funtrip, Pelatihan Pajak. Ini satu-satunya pelatihan yang ada di asosiasi. Urusan pajak bisa jadi masalah kalau g ngerti dan g faham,” kata Magnatis.

Saat ini, jumlah anggota ASPHURINDO sebanyak 86 anggota yang terdiri dari 15 PIHK, 30 PPIU dan sisanya in-bound.

“Yang in-bound ini mereka biro perjalanan wisata yang sudah menyiapkan diri sebagai anggota PPIU,” pungkas Magnatis.

News Feed