oleh

Kadin Indonesia Rencanakan Kunjungan Bisnis ke Moscow

JAKARTA – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia bersama Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Kadin Indonesia Soy M. Pardede serta staff Khusus DPD RI membahas rencana kunjungan ke Rusia yakni ke Moscow pada tanggal 22-25 Oktober 2018. Kunjungan tersebut terkait rencana membangun hubungan bisnis yang lebih erat.

Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Kadin Indonesia Soy Pardede mengatakan, pertemuan ini didasari oleh Ketua DPD RI Oesman Sapta yang pada beberapa hari lalu di undang oleh Ketua Senat Federasi Rusia dalam rangka untuk meningkatkan manfaat kunjungan serta memfollowUp kerjasama berdasarkan MoU beberapa tahun lalu.

“Demi menjalin hubungan ekonomi dan industri Indonesia dengan Rusia kami berharap Kadin bisa ikut serta memanfaatkan kunjungan ini,” kata Soy. M. Pardede di temui di Kadin Indonesia, Jakarta, Senin (08/10).

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Eddy Ganefo merespon dengan baik rencana kunjungan ini. Ia berharap Kadin bisa menjadi Local Partner bagi investor asing di Rusia.

“Menindaklanjuti pertemuan hari ini dapat terjalin komunikasi antara pengusaha dengan komite Rusia selain itu tidak hanya terjalinnya komunikasi namun juga adanya aplikasi berupa ekspor perdagangan dari pengusaha kita ke Rusia dan sebaliknya,” jelas Eddy.

Eddy Ganefo juga mengatakan, Kadin melihat adanya potensi perkembangan ekonomi daerah. Potensi tersebut nanti bisa di jajaki Rusia.

“Perlu juga adanya kerjasama dari sektor penerbangan dan bahkan pariwisata. Sebab Rusia memiliki teknologi permesinan yang kuat yang berpotensi,” kata Eddy.

Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Benny Pasaribu mengatakan, dengan adanya kunjungan Kadin beserta DPD RI dan para Staff ke Rusia semoga kerjasama tersebut dapat mempererat hubungan bisnis yang lebih dekat dan konkrit.

“Harapan kita agar semakin membangkitkan ekonomi daerah, mengembangkan produk-produk unggulan UMKM kita yakni dengan meningkatkan kualitas teknologi serta industrinya,” jelas Benny.

Menurut Soy Pardede, pemanfaatan Industri sumber daya alam (SDA) yang ada di Indonesia sangat memungkinkan Indonesia untuk dapat menjalin kerjasama dengan Rusia.

“Daerah-daerah seperti Papua, Papua Barat, Kalimantan Barat, NTT atau mungkin Industri di wilayah-wilayah Maritim Indonesia yang memiliki SDA yang luar biasa jika bisa di kembangkan,” ujar Soy Pardede.

Menurutnya, sesuai konsep pembangunan Jokowi yakni pembangunan dari pinggir daerah, ini lah kesempatan Kadin untuk meningkatkan perannya dalam menjadi partner pemerintah dalam mengembangkan industri masyarakat daerah agar berkiprah ke pasar dunia.

Ketua Komite Eropa Rusia Osco Olfriady mengatakan pertemuan ini adalah pertemuan yang sangat efektif sekali, karena dengan pertemuan ini pengusaha-pengusaha Indonesia bisa mendapatkan kesempatan untuk mempromosikan produk mereka langsung ke Rusia.

“Ini membuktikan Ketua DPD RI telah memperhatikan dan menyediakan payung bagi pelaku UMKM kita,” kata Osco.

Osco Olfriady mengatakan, kesempatan yang langka ini diharapkan dapat dimanfaatkan dengan baik, dan semoga dapat terjalin kerjasama b2b baik itu pengusaha Indonesia maupun pengusaha Rusia.

“Kunjungan ini merupakan kunjungan kenegaraan dan untuk kedepannya semoga dapat menjalin kerjasama ekspor langsung Indonesia ke Rusia atau sebaliknya, dan kita tidak hanya mengekspor tapi menjadi Local Partner bagi investor asing yang ingin berinvestasi di Indonesia untuk menjadi penetrasi terhadap market-market yang ada di Indonesia,” pungkas Osco. (FKV)

News Feed