oleh

Ini Isi Deklarasi KADIN, LIPI, ISSID, BNPP Soal Perbatasan dan Hoax

JAKARTA, SiaranIndonesia.com – Diinisiasi oleh KOMUNIKONTEN (Institut Media Sosial dan Diplomasi), dilaksanakan deklarasi yang diikuti oleh BNPP, KADIN, LIPI, ISSID dan sejumlah mahasiswa. Deklarasi bersama tersebut terkait tentang, “Menolak Hoax dan Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah Perbatasan”. Deklarasi dikumandangkan usai diskusi yang difasilitasi KOMUNIKONTEN yang dimoderatori Lukman Hakim, dengan tema, “Partisipasi Publik Dalam Publikasi Capaian Publikasi Pencapaian Pembangunan Wilayah Perbatasan”.

Deklarasi ini digelar di kantor Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia, Jln. Hos. Cokroaminoto No.122, Jakarta, Kamis (27/09/2018). Ikut dalam deklarasi Eddy Ganefo (Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia – KADIN), Dr. Adriana Elisabeth, M.Soc.Sc (Tim Kajian Papua, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia – LIPI), Drs. Indra Purnomo, Msi (Asisten Deputi Pengelolaan Batas Negara Wilayah Darat, Deputi Bidang Pengelolaan Batas Wilayah Negara, Badan Nasional Pengelola Perbatasan – BNPP), Alfi Rahmadi (Dir Infokom Institut Studi Strategi Indonesia – ISSID) dan sejumlah mahasiswa dari Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (UNUSIA), Universitas Budiluhur, Universitas Nasional (UNAS).

Deklarasi bersama yang diinisiasi KOMUNIKONTEN ini, pembacaan dipimpin oleh Ketua Umum KADIN Indonesia Eddy Ganefo yang selanjutnya serentak semua yang hadir mengikutinya. Berikut isi deklarasinya:

Deklarasi Menolak Hoax dan Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah Perbatasan

Kami generasi muda Indonesia:

1. Siap berpartisipasi dalam publikasi kemajuan pembangunan daerah perbatasan.

2. Menolak segala bentuk hoax yang merugikan pembangunan daerah perbatasan dan hoax-hoax lainnya

3. Mendukung penuh keberlanjutan pembangunan daerah perbatasan yang dilakukan pemerintah Indonesia.

News Feed