oleh

LSN Kembali Digelar, Alkahfi FC Bobol Tuan Rumah 4:1

Perhelatan sepakbola khusus santri yang bertajuk Liga Santri Nasional (LSN) 2018 mulai bergulir. Setelah 3 tahun terakhir diselenggarakan di Slawi, untuk tahun 2018 ini pondok pesantren Al Ukuwwah, Sokaraja Lor dipercaya oleh panitia sebagai tuan rumah perhelatan LSN region 3 Jawa Tengah atau eks karesidenan Banyumas. Region 3 ini dijadwalkan berlangsung dari tanggal 26 Agustus sampai 2 September di lapangan Mako Brimob Purwokerto.

Panitia pelaksana (panpel) Gus Musholah asal Brebes mempercayakan pertadingan region 3 ini di Al Ukhuwwah karena menilai perkembangan sepakbola di Banyumas cukup bagus. Al Ukhuwwah selalu mengadakan liga santri Banyumas sejak tahun 2012 lalu.

Sub region 3 Jawa Tengah diikuti oleh 16 tim yang berasal dari Banyumas 6 pondok pesantren. Purbalingga 3 pondok pesantren. Banjarnegara 2 pondok pesantren. Cilacap 3 pondok pesantren. Dan Kebumen 2 pondok pesantren.

Sebagai pertandingan pembuka Alkahfi FC perwakilan dari Kebumen bertanding melawan Al Ukhuwwah FC dari Banyumas. Pertandingan berlangsung di Lapangan Mako Brimob Purwokerto (26/08/2018) pagi hari. AlKahfi FC sebagai tamu berhasil meluluh lantakan tuan rumah dengan skor 4-1.

“Ini awal yang bagus, dan kita harus menjaga atmosfer kemenangan ini sampai final nanti di Solo,” kata Gus Fikri selaku official tim, Minggu, ((26/08/2018).

Dikatakan Gus Fikri, melakukan pertandingan pembuka diakuinya tidak mudah bagi tim Alkahfi FC. Terlebih, menurutnya diawal pembuka harus melawan tuan rumah.

“Tentunya ada beban mental tersendiri bagi anak-anak. Tapi kami bersyukur berhasil melewatinya dan tim terlihat menikmati pertandingan ini,” Gus Fikri menambahkan.

Adapun pertandingan berikutnya bagi Alkahfi FC, dijadwalkan Selasa besok bertanding lagi melawan pemenang dari pertandingan PP. Hidayatus Shibyan, dari Kembaran, Banyumas VS PP Al Mukhtar dari Adipala, Cilacap. Pada kesempatan yang sama, Gus Okhan selaku manajer tim Alkahfi FC menjelaskan, apabila perjalanan permainan bagi Alkahfi FC masih panjang untuk melampaui capaian tahun lalu.

“Kemarin kami bisa menembus semifinal. Kami optimis tahun ini mencapai final,” tutur Gus Okhan.

Dikatakan Gus Okhan, bahwa Pondok Pesantren Al Kahfi akan terus melakukan pencarian bibit muda santri-santrinya. Dijelaskan, proses pencarian mulai dari pemantauan santri-santri sejak pertengahan semester kelas Vlll, sampai pembekalan latihan yang disiplin.

Coach kami selalu memantau perkembangan santri santri hingga terbentuklah tim yang siap berlaga di LSN,” pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, dalam LSN 2018 ini tim yang menang di sub region 3 akan dipertemukan dengan tim pemenang sub region Jawa Tengah yang lain. Tim terbaik akan mewakili Jawa Tengah di tingkat nasional.

LSN sendiri pertama kali digelar tahun 2015 di Sidoarjo, kemudian tahun 2016 di Yogyakarta, tahun 2017 di Bandung, dan tahun 2018 akan diselenggarakan di Solo pada september mendatang.

News Feed