oleh

Didampingi Pembimbing Bersertifikat Masjid Nabawi, Jamaah Annaba International Ziarah ke Makam Rasulullah di Raudhah

PT. Annaba International sebagai biro travel yang sudah mengantongi izin sebagai perusahaan penyelenggara ibadah haji khusus (PIHK) memberangkatkan 150 calon jamaah haji. Jamaah yang telah berangkat dari Jakarta pada tanggal 2 Agustus 2018 ini telah melakukan sejumlah rangkaian ibadah. Seperti thawaf, sai, ziarah keliling Makkah dan Madinah. Jamaah terlihat khusyuk dan penuh hikmat menjalani sejumlah rangkaian ibadah.

Rabu (8/8/2018) kemarin waktu Arab Saudi, 150 jamaah haji PT Annaba International ziarah ke makam Nabi Muhammad SAW di Raudhah. Jarum jam menunjukkan pukul 07.30 Waktu Arab Saudi. Meski di Masjid Nabawi Kota Madinah Al Munawwarah suhu sekitar 39 derajat Celsius, ratusan Jemaah PT Annaba International terlihat semangat dan khusyuk dalam beribadah.

Direktur Utama PT Annaba International H. Andi Aminuddin, LC mengatakan, jamaah saat ziarah ke makam Nabi Muhammad SAW di Raudhah dibimbing oleh Ustadzah Zamry Syamsuddin dan putrinya ustadzah Marwah. Ustadzah Zamry adalah lulusan UIN Makassar dan sudah lebih 25 tahun membimbing jamaah wanita yang akan ziarah ke Rasul dan Raudhah. “Beliau lulus dan dan mendapatkan sertifikat pembimbing ziarah yang dikelola oleh bidang dakwah dan irsyad Masjid Nabawi,” kata H. Andi Aminuddin kepada Majalah Rindu Kabah.

Makam Nabi yang berada satu kompleks dengan Masjid Nabawi, menjadi magnet tersendiri yang selalu menjadi incaran jutaan jamaah yang singgah di Madinah. Apalagi di musim haji dan umrah, kompleks makam Nabi pun tak pernah sepi dari peziarah selama 24 jam.

Tidak mudah untuk bisa ke Raudhah. Butuh perjuangan keras untuk masuk ke Taman Surga itu. Harus mencari waktu supaya bisa melaksanakan salat dua rakaat dan berdoa di Raudhah, makam Rasulullah SAW. Harus suci dari hadas atau telah berwudu saat masuk Raudhah.

Ratusan jamaah PT Annaba International berdoa dengan khusyuk. Jamaah membaca doa dan salam kepada Nabi Muhammad SAW. Selanjutnya doa salam kepada sahabat Nabi, Abu Bakar Ashiddiq dan Umar Bin Khattab. Kemudian jemaah umrah juga membaca doa dan salam untuk sahabat Nabi yang juga termasuk khalifah, Usman Bin Affan yang makamnya ada di Baqi. Bersama istri-istri dan putra putri Nabi yang juga dimakamkan di Baqi. Makam tertua yang terletak tak jauh dari Raudhah, makam Rasulullah.

Makam Nabi Muhammad SAW berbentuk kotak besar warna hijau dihiasi kaligrafi Alquran. Makam Nabi Muhammad SAW satu tempat dengan sahabat Umar Bin Khattab serta Abubakar Ashiddiq.

Raudhah menjadi salah satu tempat yang sering dikunjungi jamaah haji maupun umroh. Mereka berlomba untuk bisa salat dan berdoa di tempat yang masih bagian dari Masjid Nabawi tersebut. Raudhah sendiri berarti taman. Di mana umat muslim diingatkan pada satu tempat ketika malaikat Jibril menyampaikan wahyu Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW. Kini, Raudhah berada di dalam Masjid Nabawi setelah ada perluasan.

Raudhah menjadi salah satu tempat berdoa yang mustajab. Karenanya, tak heran jika jamaah haji maupun umroh berduyun-duyun untuk bisa salat dan berdoa di tempat tersebut. Lokasi Raudhah ini tepatnya antara makam nabi dengan mimbar Rasul seluas 144 meter persegi. Ditandai dengan pilar warna putih dan dilengkapi lampu gantung khusus, berbeda dengan lampu gantung lainnya.

Yang membedakan Raudhah dengan masjid Nabawi, karpet di Raudhah berwarna hijau, sedangkan karpet Masjid Nabawi berwarna merah. Raudhah adalah lokasi di bumi yang ada di surga nanti. Tempat ini pula lah yang paling mulia di Masjid Nabawi sebagaimana sabda Rasulullah: “Antara rumahku dan mimbarku adalah taman di antara taman-taman yang ada di surga.” Semoga kita semua diberi kesempatan mengunjungi Raudhah, dan ziarah ke makam Rasulullah.

News Feed