oleh

Dari Madinah, Dirjen PHU Apresiasi Terbentuknya SAPUHI

Jakarta — Sarikat Penyelenggara Umrah dan Haji Indonesia (SAPUHI) resmi mengukuhkan kepengurusan yang baru pada Kamis (7/6/2018). SAPUHI yang merupakan asosiasi yang baru lahir ini sementara menunjuk H. Syam Resfiadi sebagai Ketua Umum SAPUHI dan Adi Yasin Hidayat sebagai Wakil Ketua, Rija Palupi sebagai Sekretaris Jenderal, Ma’mun Sebagai Wakil Sekretaris Jenderal, Trismaharini sebagai Bendahara Umum dan Alfa Edison sebagai Wakil Bendahara SAPUHI.

Apa komentar Dirjen Penyelenggaran Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama, Nizar Ali?.

Dari Kota Madinah Al Munawwarah, beliau mengapresiasi positif atas lahirnya asosiasi SAPUHI. Menurut beliau, SAPUHI merupakan solusi tepat untuk mengakhiri kisruh dualisme kepengurusan dalam asosiasi ASPHURINDO.

“Salam dari Madinah Al Munawwaroh, kepada SAPUHI yang telah berhasil membentuk kepengurusan dan ini bagian dari upaya penyelesaian persoalan di kalangan ASPHURINDO, karena ketika dilakukan mediasi ternyata di hadapan Kementerian Agama bilang oke oke oke tapi ternyata di ketika keluar Kementerian Agama mereka mempertanyakan mempersoalkan, (SAPUHI) inilah bagian solusi yang perlu kita apresiasi dan mudah-mudahan ke depan ini bisa lebih baik,” kata Nizar Ali, Sabtu (9/6/2018).

Beliau menambahkan, Kementerian Agama berharap SAPUHI ini secara cepat dan totalitas bias bergabung dalam payung SIPATUH. Sebab saat ini, Kemenag sedang membuat system untuk meningkatkan pelayanan umrah dalam bentuk aplikasi system SIPATUH. Dan sebelum berubah menjadi SAPUHI, ASPHURINDO di bawah kepemimpinan Syam Resfiadi merupakan asosiasi yang paling awal melakukan sosialisasi program Kemenag dalam hal ini SIPATUH kepada anggota-anggotanya.

“Secara internal silahkan membikin asosiasi baru sebagai bentuk penyelesaian persoalan internal ASPHURINDO. Kita apresiasi,” tutur beliau.

SAPUHI secara resmi mendapatkan akta legalitasnya pada 18 Mei 2018 lalu. Kepengurusan SAPUHI sendiri telah mendapat Legalitas dari Kementerian Hukum dan HAM dengan Nomor OOO7373.AH.01.07.TAHUN 2018.

“Kami hanya transisi dan akan mengantarkan para anggota menuju Musyawarah Nasional (Munas) yang inshaAllah telah kami rencakan pada 3-4 Juli 2018 setelah lebaran,” jelas beliau.
Syam menyebut saat ini sudah ada 164 anggota yang bergabung, terdiri dari 135 PPIU didalamnya ada 14 PIHK dan sisanya masih BPW yang masih dibina agar bisa juga jadi PPIU. Beliau berharap kedepannya SAPUHI mampu mewujudkan penyelenggaraan ibadah umrah , haji khusus dan inbound lndonesia yang bertanggung jawab, Amanah , nyaman dan profesional dengan perpedoman Al-Quran dan sunnah Rasulullah SAW.

News Feed