oleh

Cetak Wirausaha Muda, PB HMI Launcing Gerakan 15.000 Wirausaha HMI

JAWA BARAT, SiaranIndonesia.com – Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) mengadakan acara launching “Gerakan 15000 Wirausaha HMI” di Universitas Padjajaran Jatinangor, Jawa Barat, tampak sebagai pemateri R. Saddam Al jihad Ketua Umum PB HMI, MN Aris Shoim Ketua Bidang Kewirausahaan PB HMI,  Agus Muharram Staf Khusus Menteri Koperasi dan Kamrussamad Founder Kahmi Preneur, Selasa (22/05).

“HMI punya SDM yang tersebar di seluruh Indonesia, kurang lebih 750.000 kader, dengan mengambil 15.000 saja, saya percaya kader ini siap dilatih untuk menjadi Wirausaha HMI, yang nantinya kader HMI mapu mandiri dalam menjalankan roda organisasi,” ucap Ketua Umum PB HMI Respiratori Saddam Al Jihad, Selasa (22/5)

Aris Shoim, Ketua Bidang Kewirausahaan dan UMKM PB HMI menyadari strategi yang mesti diwujudkan adalah peningkatan kualitas sumberdaya masyarakat yang utama, sebagai perwujudan program 15.000 Wirausaha HMI. Dalam kebijakan Kementrian Koperasi dan UMKM juga terfokus pada peningkatan daya saing UMKM sehingga mampu tumbuh menjadi usaha yang berkelanjutan dengan skala yang lebih besar dalam rangka untuk mendukung kemandirian Perekonomian Nasional.

“Berdasarkan data Kementrian Koperasi dan UKM, perkembangan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dan usaha besar (UB) tahun 2012 sebanyak 56.539.560 unit usaha dan pada tahun 2013 terdapat 57.900.787 unit usaha, jumlah perkembangan dari tahun 2012-2013 mengalami peningkatan sebanyak 1.361.227 unit usaha (2,41℅). Angka perkembangan tiap tahun ini menjadi indikator adanya kesadaran dari masyarakat akan pentingnya berwirausaha, hal ini tentu tidak terlepas pisahkan dari kerja keras Kementrian Koperasi dan UKM,” ucap Aris Saat Di hubungi Redaksi, Rabu (22/05).

PB HMI periode 2018-2020 menyadari perlu turut serta mewujudnyatakan peningkatan Ekonomi Masyarakat melalui program 15.000 Wirausaha HMI Mengacu pada data litbang PB HMI 2017 bahwa jumlah kader HMI aktif mencapai 750.000 anggota dan kami menargetkan 2% dari jumlah tersebut untuk menjadi wirausaha muda, hal tersebut sesuai arahan dari Bapak Jokowi Presiden RI untuk mengejar ketertinggalan sekaligus menjadi Negara maju, Indonesia harus mampu mencetak enterpreneur dari pada pekerja. Sebagai salah satu organisasi Mahasiswa Islam Terbesar di Indonesia, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) telah banyak memberikan kontribusi dan peran dalam perwujudan kader HMI yang inovatif dan responsif.

Dia juga menegaskan Melalui kebijakan Pemerintah dalam hal ini Kementrian Koperasi dan UKM, kami mengharapkan bisa berjalan sinergi untuk program 15.000 wirausaha HMI atau 2℅ dari jumlah kader di Indonesia dapat terwujud, juga mitra strategis seperti asosiasi pengusaha atau businessman, akademik/peneliti serta dukungan masyarakat, sinergitas ini diharapkan dapat meningkatkan Ekonomi Masyarakat secara merata.

“Gerakan 15.000 wirausahaan diarahkan pada upaya percepatan dan pengembangan untuk menopang ekonomi Nasional yang lebih kuat dan diprioritaskan bagi kader HMI di Indonesia. Oleh karena itu penumbuhan dan pengembangan kewirausahaan di Indonesia juga tidak dapat dilakukan dengan cara business as usual, tetapi diperlukan terobosan dan percepatan untuk mengejar ketertinggalan,” tegasnya.

Kami menghadirkan Gerakan 15.000 Wirausaha HMI sebagai upaya peningkatan ekonomi yang membutuhkan sinergitas antara  Pemerintah, asosiasi pengusaha atau businessman, akademik/peneliti serta dukungan masyarakat atau community, yang biasa disingkat ABG+. Sinergitas ini penting supaya isu kewirausahaan yang saat ini sedang digalakkan bisa lebih terarah.

Sebagai upaya penumbuhan dan pengembangan potensi kewirausahaan Pemuda-pemudi yang terhimpun dalam Himpunan Mahasiswa Islam dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, dengan fokus kegiatan melibatkan semua unsur yang terintegrasi untuk melakukan percepatan wirausaha pemuda dengan mengadakan pelatihan kewirausahaan di 53 kota di indonesia dari Aceh hingga Papua.

News Feed