oleh

Kadin Bengkulu Resmikan Kawasan Industri Kerajinan Tangan

BENGKULU, SiaranIndonesia.com – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Bengkulu menggelar pembukaan pelatihan batik tulis dan peresmian kawasan industri kerajinan tangan di kelurahan Betungan, Kecamatan Selebar, Kota Bengkulu, Selasa (10/04/2018). Di lokasi ini selama satu bulan, ada 240 warga yang akan dilatih cara pembuatan batik besure, baik batik tulis dan cap dengan menggandeng pembatik dari Solo, Jawa Tengah.

Ketua KADIN Provinsi Bengkulu, Wehelmi Ade Tarigan menargetkan, dengan dicanangkannya Sentra Batik Besure ini, kelurahan Bentugan mampu menghasilkan produk batik yang berkualitas. Nantinya, lanjut Ade, bisa untuk dipakai sendiri dan dipasarkan ke luar provinsi.

“Ada Sentra Batik ngapain lagi kita ambil  luar daerah. Jadi kita mengharapkan kepala daerah sepuluh kebupaten ini supaya  memberdayakan apa yang ada di Bengkulu sendiri. Sentra Batik ini berada di lokasi strategis, dekat dengan bandara Fatmawati, yang akan memudahkan akses transportasi pemasaran ke luar provinsi Bengkulu,” kata Ade.

Selain batik tulis, kata Ade, di kelurahan Betungan juga akan dikembangkan pembuatan soufenir khas Bengkulu. Ia berharap, kelurahan Betungan bisa menjadi sentra oleh-oleh Bengkulu.

“Masyarakat sekitar juga akan diperdayakan dengan pembuatan kerajinan maupun soufenir khas Bengkulu. Sehingga kelurahan Bentungan dapat dijadikan sentra oleh-oleh,” imbu Ade.

Ditemui di lokasi yang sama, Ketua Umum KADIN Indonesia, Eddy Ganefo mengapresiasi KADIN Bengkulu yang telah sukses mendirikan Sentra Batik Besure di kelurahan Betungan ini. Menurutnya, jika setiap kelurahan memiliki minimal 1 sentra home industri, maka kesejahteraan masyarakat akan terjamin, karena ekonomi kerakyatan akan bangkit.

“Rakyatpun sejahtera, terutama mereka yang menggeluti bisnis ini. Yang kedua, ekonomi secara daerah akan ikut terangkat,” kata Eddy Ganefo.

News Feed