oleh

Keppres BPIH 2018 Sudah Ditandatangani Presiden

Bogor — Keputusan Presiden (Keppres) tentang Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tahun 2018 sudah ditandatangani Presiden Joko Widodo. Hal itu disampaikan oleh Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Dirjen PHU) Kementerian Agama dalam acara kegiatan Diseminasi Advokasi Haji di Bogor, Senin (9/4/2018).

Menurut Nizar, Jadwal pelunasan jamaah haji reguler tahun ini sempat tertunda karena belum keluarnya Keppres BPIH tersebut. Sebelumnya, proses pelunasan yang direncanakan akan dilakukan pada Selasa (3/4) lalu, akhirnya diundur.

“Saya sudah ketemu Pak Mensesneg, Keppres BPIH sudah ditangani Presiden,” kata Nizar.

Dengan ditandatanginya Keppres BPIH ini, menurut Nizar, pelunasan jamaah haji reguler sudah bisa dilakukan dalam waktu dekat sekitar tanggal 12 April mendatang. Namun, untuk kepastiannya masih harus menunggu surat edaran terlebih dahulu.

“Yang diundur pembayarannya, nanti proses pemberangkatan jamaah ya tidak diundur, tetap sesuai dengan jadwal,” kata Nizar.

Menurut Nizar, ternyata Keppres BPIH tersebut belum ditandangani presiden karena sempat tertahan di Tata Usaha di Sekretariat negara selama kurang lebih seminggu. Menurut dia, seharusnya Keppres tersebut memang terus dikawal.

“Jadi surat tanggal 20 Maret itu sudah dilayangkan ke Setneg, ternyata berhenti di TU tidak sampai ke Mensesneg,” terangnya.

Seperti diketahui, berdasarkan penetapan BPIH 2018 oleh Kemenag dan Komisi VIII DPR RI, masing-masing jamaah harus membayar Rp 35,23 juta. Biaya haji ini naik Rp 345 Ribu dibandingkan biaya haji tahun lalu.

News Feed