oleh

72 Tahun Indonesia Merdeka, Ini Harapan Tokoh Masyarakat Jakarta Selatan

JAKARTA, SiaranIndonesia.com – Mengingat 72 tahun sudah Indonesia merdeka, seruan merdeka terus digemakan. Lantas apa harapan Tokoh Masyarakat di tahun 2017 ini?

Ari Surya Subrata yang kerap dipanggil Ata selaku Tokoh Masyarakat Gandaria Selatan menyampaikan harapannya kepada seluruh masyarakat, khususnya warga kelurahan Gandaria Selatan untuk saling merekatkan kembali kerukunan dan toleransi sesama umat beragama.

“Perlu mengedepankan Ukhuwah Islamiyyah (persaudaraan sesama islam), ukhuwah insaniah (persaudaraan sesama umat beragama) dan ukhuwah wathoniah (persaudaraan dalam bernegara),” ujar Ata ketika menghadiri acara Pentas Seni di Gandaria Selatan, Sabtu Malam (26/8).

Ata pun menegaskan bahwa dalam perayaan 17 Agustus ini, selain kita mengingat kembali nilai-nilai sejarah perjuangan bangsa, kita sebagai putra-putri bangsa harus melanjutkan nilai-nilai luhur para pahlawan, sehingga bisa mengingat kembali apa arti kemerdekaan sejatinya.

Dalam acara untuk perayaan HUT RI 72 tahun, sebagai Tokoh Masyarakat Gandaria Selatan ini, Ata mampu menghadirkan 12 RW untuk ikut berkontribusi. Adapun penggagas acara ini adalah Bapak Ahmad Hikam dari RW 1.
Dalam acara tersebut, turut hadir pula M. Zein selaku Lurah Gandaria Selatan, Tomy Budi selaku Camat Cilandak, KH. Muhidin serta Tokoh Masyarakat lainnya.

Ata juga mengungkapkan esensi dari acaranya tersebut, dirinya ingin merajut kembali rasa persaudaraan, mulai dari tingkat RT, RW, Kelurahan, Kecamatan, dan seluruh elemen bangsa. Dia juga mengucapkan rasa terima kasihnya kepada seluruh warga Gandaria Selatan.

“Terimakasih kepada seluruh warga rt rw gandaria selatan, saya berharap kita sama2 dapat melakukan kegiatan atas dasar persaudaraan,” Ungkap Ata.

Menurut Ata, makna dari 17 Agustus sendiri adalah mengingat kembali arti dari kemerdekaan. Dimana para pejuang kita terdahulu, para ulama, para kyai, bahkan seluruh elemen bangsa di jaman itu bersatu padu merebut kemerdekaan atas penindasan dari para penjajah.

Dirinya menegaskan bahwa sebagai generasi muda kita harus dapat merawat itu sebagai khasanah yang ditinggalkan oleh para pahlawan kita sebelumnya.

News Feed