oleh

Pemuda Metropolitan Indonesia dan Perspektif 20 Tahun Ke Depan

SiaranIndonesia.com – Pemuda yang hidup di kota metropolitan dalam tulisan ini saya membaginya kedalam 3 Kelompok Besar peminatan yakni :

1. Peminat menjadi Politisi
2. Peminat menjadi Pengusaha
3. Peminat menjadi Pekerja Profesional

Mari kita bahas satu persatu tentang karakter apa yang harus di miliki oleh Pemuda Metropolitan sebagai Generasi Pemimpin Indonesia 20 Tahun yang akan datang, pembahasan disini saya akan khusukan untuk pemuda Usia 21 – 30 tahun di pertengahan tahun 2017 ini. Tulisan ini hanya opini penulis dan berusaha mengajak seluruh pemuda yang membaca tulisan ini agar memiliki karakter positif sebagai bekal meraih kesuksesan kelak.

Yang Pertama Pemuda yang berminat sebagai Politisi, biasanya sewaktu usia 21 hingga 30 tahun bergabung dengan Organisasi Kepemudaan (OKP). Dan selama rentang waktu tersebut mereka suka berperan aktif menjadi bagian pesta demokrasi (PEMILU).

Yang Kedua Pemuda yang berminat sebagai Pengusaha, biasa nya sewaktu rentang usia 21 hingga 30 tahun mereka akan mencoba berbagai jenis usaha sesuai bidang yang mereka sukai (Passion), di usia tersebut kegagalan dan kesuksesan banyak mereka dapat namun karena memang memiliki mental Pengusaha, mereka selalu tidak akan pernah putus asa dan siap menghadapi perkembangan zaman.

Yang Ketiga Pemuda yang berminat sebagai Pekerja Profesional, biasa nya di usia 21 hingga 30 tahun mereka berusaha melamar kerja ke perusahaan melalui jalur Pengembangan Pimpinan Perusahaan atau “management trainee” dan ketika mereka berhasil masuk ke perusahaan idaman baik negeri maupun swasta mereka akan cenderung loyal ke perusahaan tersebut karena sudah sesuai dengan impian mereka sewaktu kuliah dan kalaupun pindah kerja tidak akan keluar dari jenis perusahaan tempat awal kerja meniti karier.

Dari 3 kelompok besar tersebut, adapun karakter yang harus dimiliki oleh setiap Pemuda Metropolitan Indonesia agar sukses di masa depan adalah sebagai berikut :

1. Kejujuran, karakter ini mutlak dimiliki bahkan ada ungkapan yang menyatakan bahwa “Kejujuran adalah mata uang yang berlaku di seluruh dunia”. Tidak ada artinya seorang Pemuda meskipun dia pintar dan berpenampilan fisik menarik namun tidak jujur. Biasakan jujur dalam segala hal dan jangan pernah berbohong, karena sifat tidak jujur akan membuat diri pembawaan seorang pemuda selalu gelisah dan cemas menutupi kebohongan yang dilakukan.

2. Pemberani, karakter ini bukan berarti kuat secara fisik. Tetapi adalah berani tampil beda, berani menyatakan kebenaran disaat lingkungan sekitar penuh dengan intrik dan kebohongan. Dan berani mengakui kesalahan tanpa perlu mencari alasan, selain itu berani menjadi yang terdepan memimpin semua inovasi sesuai bidang peminatan diatas.

3. Visioner, karakter ini artinya dapat memprediksi tentang apa yang terjadi di masa yang akan datang. Dan berusaha meminimalisir resiko atas setiap potensi kegagagalan namun siap memaksimalkan peluang atas kesempatan sekecil apapun.

4. Pandai beradaptasi, kita lihat di dunia ini bahwa orang yang sukses pada masa muda nya punya teman banyak. Karena mereka memandang banyak teman banyak rezeki dan selalu melihat bahwa pergaulan yang luas tanpa membeda – bedakan kasta sosial akan memberikan dampak positif dalam kehidupan sehari – hari. Ketika kita bergaul dengan orang yang lebih sukses, mereka akan mencari tahu bagaimana cara seseorang meraih kesuksesan dan ketika mereka bergaul dengan orang yang kurang beruntung mereka akan selalu bersemangat membantunya sesuai kemampuan.

5. Memiliki Pemahaman Agama yang baik, godaan Pemuda Metropolitan saat ini yang terbesar adalah Narkoba. Narkoba adalah musuh utama bangsa, seorang pemuda bisa kehilangan masa depan jika menjadi Pecandu Narkoba, namun dengan pemahaman agama yang baik, hal tersebut dapat menjadi Benteng yang kokoh atas segala godaan menggunakan narkoba.

Demikianlah tulisan ini, semoga bermanfaat dan kita dapat meraih kesuksesan sesuai impian masing – masing.

Salam Pemuda!!!

Deny Pratama
Wakil Sekretaris 1
Pengurus Pusat Sapma Pemuda Pancasila

Komentar

News Feed