Kominfo Beri Kewenangan POLRI, BIN dan BNPT Demi Blokir Situs Radikalisme

  • Bagikan

JAKARTA, SiaranIndonesia.com – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memberikan jalur khusus kepada Polri, BIN dan BNPT untuk memblokir langsung situs yang memuat konten radikal. Blokir konten radikal bagian dari upaya pencegahan terorisme yang tidak perlu prosedur berbelit.

“Kominfo itu berikan karpet merah kepada 3 institusi, Polri, BIN dan BNPT kalau ada mereka mengenali, ada konten yang kaitannya dengan terorisme dan radikalisme itu prosesnya khusus,” Menkominfo Rudiantara di Istana Wapres, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis Siang (7/6/2017).

Dengan terlibatnya tiga institusi tersebut, pihaknya akan bisa langsung mengeksekusi situs yang diduga memiliki potensi menyebarkan paham radikal.

Bahkan, tak tanggung-tanggung pemerintah telah meminta salah satu media sosial seperti Facebook untuk level servis diperbaiki. Hal ini untuk melihat unduhan yang mengarah ke radikalisme atau terorisme.

“Jadi bulan puasa kemarin. Dirjen saya, dan saya minta ke Facebook Asia Pacifik untuk membicarakan hal itu. Ke Facebook, kami minta servis level diperbaiki. Karena kalau tidak diperbaiki beresiko bagi kita semua,” ucap Rudiantara.

  • Bagikan

Comment