Massa Kembali Banjiri Kantor DPP PDI-P, Tolak Ahok

  • Bagikan

JAKARTA, SIARANINDONESIA.COM-Kali ini aksi penolakan Ahok sebagai calon gubernur DKI Jakarta berasal dari Forum Tanah Merah Bersatu, massa banjiri Kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Rabu (7/9/2016).

Massa yang mengaku korban penggusuran di Jakarta itu meminta Ketua Umum DPP PDI-P Megawati Soekarnoputri tidak memberikan rekomendasi untuk Ahok menjadi cagub pada Pilkada DKI 2017 karena dianggap tidak pro rakyat.

“Ahok ini condong ke pengembang yang jelas nyata-nyata sudah ada, terlihat di Pluit dan tempat lain. Yang jelas Ahok tidak pro rakyat kecil,” kata salah satu koordinator aksi dari Sekjen Forum Tanah Merah Bersatu, Purwanto, di lokasi.

Dalam aksinya, warga mengutus 13 perwakilan menemui pengurus DPP PDI-P. Mereka disambut politisi PDI-P, Hamka Haq. Kepada warga, Hamka menjelaskan PDI-P belum memberi keputusan soal Pilkada DKI.

“Yang pokok di DPP belum menentukan dan belum pernah ada rapat DPP. Pak Hamka bilang yang jelas (PDI-P) lagi konsen di lima wilayah lain yang akan pilkada. Jadi DKI terakhir,” ujar Purwanto.

Tak lama setelah bertemu Hamka, penggunjuk rasa membubarkan diri. Koordinator aksi menyatakan, unjuk rasa mereka baru tahap awal. Mereka akan terus mendesak PDI-P untuk tidak merekomendasikan Ahok maju pada Pilkada DKI Jakarta 2017.
“Ini baru langkah awal, kita akan menekan PDIP terus dan terlibat percaturan politik di DKI, supaya gubernur DKI tetap yang berpihak ke rakyat,” ujar Purwanto.

  • Bagikan

Comment